Suhadi: 4 Pilar Penting Pengawasan
|
PANGURURAN,BAWASLUSAMOSIR- Anggota Bawaslu Provinsi Sumatera Utara Suhadi Sukendar Situmorang, melakukan kunjungan ke Kantor Bawaslu Kabupaten Samosir, Senin (14/09/2019). Kunjungan tersebut guna meninjau kesiapan Bawaslu Kabupaten Samosir jelang Pilkada 2020.
Dalam kunjungannya, Anggota Bawaslu Provinsi Sumatera Utara ini,mengajak dan menghimbau pimpinan beserta seluruh jajaran staf Bawaslu Kabupaten Samosir, untuk tetap konsisten dalam melaksanakan tugas pengawasan.
Suhadi Sukendar Situmorang, Anggota Bawaslu Provinsi Sumatera Utara (baju batik coklat) saat berkunjung ke Kantor Bawaslu Kabupaten Samosir, Senin (14/10/2019).
Mengawali pembicaraannya, Suhadi mengatakan bahwa ada 4 pilar penting pengawasan yang harus dipahami dan tetap diterapkan. ''Melaksanakan pengawasan itu, ada 4 pilar penting yang harus kita ketahui. Apa saja itu, yaitu Soliditas, Integritas, Mentalitas dan Profesionalitas'' Ujarnya, Senin (14/09/2019).
Soliditas mencakup hubungan antar pengawas, perbedaan pendapat yang acap kali menimbulkan maksi - maksi yang berbeda memicu perpecahan.
''Berbeda pendapat itu wajar, tapi jangan sampai berakibat fatal, yang melemahkan pengawasan. Saya tidak ingin Bawaslu Kabupaten Samosir ini, justru memberikan kontribusi buruk di Bawaslu Provinsi'' Pungkasnya.
Berkenaan hal demikian, Suhadi meminta agar Bawaslu Kabupaten Samosir untuk lebih meningkatkan kerjasama, dan lebih berkreasi dalam tahapan Pilkada mendatang. Harapannya, Bawaslu Kabupaten Samosir mampu mungukir prestasi di Kanca Nasional sebagai Pengawas Kompeten.
''Kalian mempunyai potensi yang baik, tingkatkan kerjasama, dan bangun kreatifitas kalian dalam tahapan Pilkada mendatang. Lakukan Lomba. Contohnya lomba pidato dengan tema Pengawasan yang melibatkan Pemilih Pemula.Hal ini tentu akan direspon baik oleh masyarakat. Lalu berbicara dana penyelenggaraan. Tentu tidak ada disediakan dana untuk itu. Nah, kreatif lah, bangun komunikasi yang baik dengan Lembaga/Badan misalnya Bank yang bertujuan untuk meminta suplay dana kegiatan. Tentu Mereka menyambut baik'' tuturnya.
Selanjutnya berbicara integritas, Suhadi mengatakan pesta demokrasi sering kali menjadi ajang tarik menarik kepentingan, tergoda dan digoda menjadi hal biasa. Namun, bagaimana Bawaslu menjaga integritas itu hal terpenting. Jangan sampai Bawaslu sebagai pengawas menjadi lemah dan terbawa arus yang berujung integritas dipertanyakan.
''Salah satu contohnya, sering integritas kita dipertanyakan, pada saat perekrutan Panwascam. Di Kabupaten/Kota kerap dikatakan menerima sejumlah uang dari calon Panwascam yang merupakan titipan Partai Politik atau bahkan Calon Legislatif. Ini tentu corengan besar bagi kita apabila benar - benar terjadi. Oleh sebab itu,saya minta, khususnya Bawaslu Kabupaten Samosir yang saat ini saya kunjungi jangan sampai nantinya terdengar berita menerima sejumalah uang. Yakinkan Integritas melekat selalu dalam diri kita'' tuturnya.
Selanjutnya, Suhadi juga mengatakan bahwa Bawaslu Provinsi Sumatera Utara melalui Rapat kemarin sudah memutuskan, seluruh proses perekrutan Panwascam untuk Pilkada mendatang akan diselenggarakan oleh Bawaslu Provinsi Sumatera Utara, sementara Kabupaten/Kota hanya sebagai pelaksana.
''Kemarin, melalui Rapat Dalam Kantor di Provinsi sudah diputuskan, bahwa untuk tahapan Pilkada ini, perekrutan Panwascam akan langsung dilakukan oleh Bawaslu Provinsi. Soal dan hasil penilaian langsung dari Provinsi. Jadi, nantinya Bawaslu Kabupaten/Kota hanya mengumumkan hasil seleksinya saja'' Katanya.
Menutup pembicaraannya, berkaitan dengan mentalitas dan profesionalitas, Suhadi mengatakan itu berkaitan dengan kecepatan, ketangkasan, dan ketanggapan dalam menghadapi situasi dilapangan. Bagaimana sikap seorang pengawas saat mengetahui adanya pelanggaran Pemilu di tengah Masyarakat. Selain itu, Pengawas yang juga harus bermental baja menjalankan tugas yang tidak mengenal waktu dan selalu mengutamakan prosfesionalisme dalam melaksanakan tugasnya. (Unni)
Salam Awas...